SYAARAR.COM

Do’a, Usaha, Nasib dan Takdir
Dibaca : 3100

Hasil akhir yang akan didapatkan dari apa yang telah diusahakannya, bukan pencapaian akhir yang diusahakannya, tapi proses dia untuk mencapainya dan untuk apa dia pergunakan. Itulah yang akan dinilai oleh Allah swt.




Do'a, Usaha, Nasib dan Takdir

Dalam surat An-Najm ayat 39-40, disebutkan "Dan bahwasanya, seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya. Dan bahwasanya, usahanya itu kelak akan diperlihatkan (kepadanya)."

Sebenarnya jerih payah yang telah kita usahakan, akan mendapatkan balasan sesuai dengan apa yang kita usahakan. Orang yang mengusahakan kehidupan dunia, maka dia akan mendapatkan dunianya. Orang yang mengusahakan materi kehidupan, dia juga akan mendapatkannya.

Allah swt. tidak membedakan kepada siapa itu akan diberikan, apakah dia orang yang beriman atau bukan, orang baik atau tidak, pejahat sekalipun, akan mendapatkan sesuai dengan apa yang diusahakannya.

Hasil akhir yang akan didapatkan dari apa yang telah diusahakannya, bukan pencapaian akhir yang diusahakannya, tapi proses dia untuk mencapainya dan untuk apa dia pergunakan. Itulah yang akan dinilai oleh Allah swt.

Dalam setiap do'a yang dipanjatkan oleh manusia, apakah dia itu beriman atau tidak, akan TERDENGAR oleh Allah swt, dan Allah Yang Maha Pemberi akan memutuskan apakah DIA akan mengabulkan atau tidak. Itulah yang disebut dengan nasib atau takdir.

Permasalahannya, kita sering berdo'a tapi belum terkabulkan oleh Allah swt. Ini dikarenakan do'a kita belum TERDENGER DENGAN BAIK. Satu waktu kita berdo'a dengan ketulusan hati, tapi dilain waktu, kita "berdo'a" dengan do'a yang bertentangan dengan apa yang kita panjatkan waktu berdo'a sebelumnya. Sekarang mana yang lebih "TERDENGAR" oleh Allah swt?

Sangat penting menyelaraskan perbuatan kita dengan do'a kita, karena setiap niat atau do'a akan dijawab oleh Allah swt secara langsung, tergantung kita bagaimana merespon jawaban tersebut untuk dapat ditindak lanjuti.

Dalam menggunakan niat atau impian, juga berlaku hal yang sama, karena apa yang kita pikirkan merupakan do'a yang belum terlafalkan, tapi oleh Allah Yang Maha Mendengar langsung memberikan jawaban atas apa yang dipikirkannya.

Untuk Mencapai Impian , kita kita perlu melakukan tahapan-tahapan dalam pencapaiaannya. Tapi perlu diingatkan, yang akan dinilai oleh Allah swt, bukan apa yang telah kita hasilkan, tapi bagaimana proses itu berlalu, apakah sesuai dengan hukum Allah atau tidak, dan dikemanakan hasilnya?

Wassalam,
Syamsul
WSyakinah.com
SYAARAR.COM


Post related
  • Kesempatan Usaha
  • Hard Disk External 2.5 inch
    Tags
    Do’aUsahaNasib dan Takdir
    Social Media



    Mutiara Tauhid
    Risalah Mutiara Tauhid
    Comments
    Content-Image
    Dikomentari oleh : Syamsul
    Dibaca : 776
    Jadikan istrimu cantik karena cinta bukan cinta karena dia cantik.

    Content-Image
    Dikomentari oleh : Juliadi Angkat
    Dibaca : 42288
    Dengan penghargaan tersebut kiranya menjadikan mereka lebih mapan pada bidangnya masing-masing, khususnya DR Zakir naik . Semoga Allah meridhoi mereka

    Content-Image
    Dikomentari oleh : Lee
    Dibaca : 44578
    wah bisa begitu ya..


    Hit’s Today
    Content-Image
    Saya mengatakan kepadanya jika berhala itu tidak bisa melindungi dirinya maka apa gunanya mencari ...

    Content-Image
    Dinamai surat Al-Hasyr (pengusiran) diambil dari perkataan Al-Hasyr yang terdapat pada ayat 2 surat ...

    Content-Image
    Ada beberapa pembaca yang mungkin masih awam tentang koding sehingga kesulitan untuk menambahkan ...