SYAARAR.COM

Article
Content-Image
Ditulis oleh : Syamsul Arham
Tanggal : 05 Maret 2007, 20:36:4
Dibaca : 4748

Buku kecil ini sengaja didesain dalam format kultum, agar dapat dijadikan sebagai teman merenung dan mengasah kalbu.

Allah berfirman dalam Al-Qur'an pada surat Hadid ayat 20 yang artinya:

 "Ketahuilah bahwa kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. ...... Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu."


Perjalanan hidup manusia tidak ubahnya bagaikan kisah penyelam mutiara. Seorang penyelam mutiara, dalam melaksanakan tugasnya selalu dibekali dengan tabung oksigen yang terpasang di punggungnya. Pada saat ia terjun menyelam, niatnya bulat ingin mencari tiram mutiara sebanyak-banyaknya. Tetapi begitu ia berada di bawah permukaan laut, ia mulai lupa pada apa yang harus dicarinya. Kenapa? Ternyata pemandangan di dalam laut sangat mempesona. Bunga karang yang melambai-lambai seolah-olah memanggilnya, ikan-ikan hias berwarna-warni yang saling berkejaran dengan riangnya membuatnya terpana. Ia pun lalu terlena ikut bercanda ria, melupakan tugasnya semula untuk mencari tiram mutiara yang berada jauh di dasar laut sana.

Hingga pada suatu saat, dia terkejut manakala disadarinya oksigen yang berada di punggungnya tinggal sedikit lagi. Timbullah rasa takutnya. Tak terbayang olehnya bagaimana kemarahan majikannya kelak bila ia muncul ke permukaan tanpa membawa tiram mutiara sebanyak yang diharapkan. Maka dengan tergopoh-gopoh ia pun busaha untuk mencari tiram mutiara yang ada disekitarnya. Namun sayang, kekuatan fisiknya sudah melemah, energinya sudah habis terkuras bercanda ria dengan keindahan alam bawah laut.

Akhirnya isi tabung oksigennya benar-benar kosong, sehingga walaupun tiram mutiara yang diperolehnya sangat sedikit, ia mau tidak mau harus muncul ke permukaan. Malangnya lagi, karena tergesa-gesa dia tidak sempat mengikat kantongnya dengan baik, sehingga ketika tersenggol ikan yang berseliweran di sampingnya, tiram mutiara yang sudah didapatnya dengan susah payah itu sebagian tertumpah ke luar.

Di permukaan, majikannya telah menunggu. Begitu dilihatnya isi kantong si penyelam tidak berisi tiram mutiara sebagaimana yang ia harapkan, maka tumpahlah caci makinya dan saat itu juga si penyelam dipecatnya tanpa pesangon sedikitpun. Tentu saja bisa kita bayangkan bagaimana gundahnya perasaan si penyelam.

Dengan penuh rasa penyesalan, si penyelam berusaha minta kesempatan ulang untuk menyelam kembali. "Tuan, ijinkanlah aku untuk menyelam kembali, pasti aku akan mencari tiram mutiara sebanyak-banyaknya." Namun majikannya dengan tegas menolak, "Percuma engkau aku beri kesempatan, ternyata engkau hanya pandai membuang-buang oksigen saja."

Kisah ini amat mirip dengan perjalanan hidup manusia di dunia. Tabung oksigen adalah perlambang jatah umur manusia, tiram mutiara mengibaratkan pahala yang harus kita kumpulkan dan tiram mutiara yang tumpah mengumpamakan pahala yang hilang karenanya, sedangkan keindahan yang ada di dalam lautan melambangkan godaan-godaan kenikmatan duniawi dengan harta, tahta dan wanitanya.

Marilah kita instropeksi, sudah cukupkah tiram mutiara yang kita peroleh?, Sehingga bila suatu saat kita harus muncul ke permukaan menemui majikan kita, Allah swt, Ia ridha menerima kita. Apalagi Ia telah berfirman da surat Al-Ankabuut ayat 6:

"Tidaklah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main, sesungguhnya akhirat itulah yang sebenar-benarnya kehidupan."

Apakah hati Anda tersentuh membaca kisah ini? Bila ya, berarti Anda memerlukan buku ini. Lebih dari 50 kisah menyentuh kalbu yang diramu dalam format kultum (kuliah tujuh menit) akan Anda temui dalam buku ini.

Buku "SENTUHAN KALBU" disamping dapat dijadikan sebagai teman merenung bagi siapa saja yang ingin mengasah kalbunya, buku ini dapat juga digunakan untuk keperluan mengisi ceramah pendek.


INFORMSI BUKU:

 Judul Buku : SENTUHAN KALBU
 Penyaji  : Ir.Permadi Alibasyah
 Jumlah Halaman : 342 halaman
 Ukuran buku : 17,5 x 11,5 cm
 Jenis kertas ; matt coated 100 gram
 Sampul  : Hard-cover
 Berat : 800 gram
 Harga  : Rp. 55.000

PEMESANAN:

 Pemesanan dapat dilakukan dengan menghubungi kami di syamsul@wsyakinah.com atau HP 0818-919-423.



Tags
Bahan Renungan KalbuSentuhan KalbuPermadi AlibasyahDBASDunia Bahagia Akhirat Surga
Social Media


Posting komentar Anda :
Name :
Email :
Website :
Comment :
Validation word :

 
Dokomentari oleh:

Dwi Gugut Wahono[URL] 2011-09-01 04:33:51
ALLAH SWT tidak pernah menjanjikan bahwa langit itu selalu biru. Bunga selalu mekar danmentari bersinar terang . Tapi ketahuilah bahwa dia selalu memberi pelangi di setiap badai. Senyum di setiap air mata.Berkah di setiap cobaan dan jawaban di setiap doa. Jangan menyerah terus berjuanglah. Hidup bukanlah suatu tijuan melainkan perjalanan untuk menuju keabadian hidup untuk ke tetraman keluarga dan untuk saudara yang di luar sana. Makanya kita jangan menyerah. Kita bersyukurlah kepada ALLAH SWT yang telah memberikan kita untuk hidup AMIN... 

a.wesi' 2011-01-30 12:07:24
subhanallah semua itu memang benar...


Hit's Today
Content-Image
Beebread = kata benda, terdiri dari suatu campuran tepung sari dan madu dan yang digunakan ...
Content-Image
Beebread = kata benda, terdiri dari suatu campuran tepung sari dan madu dan yang digunakan ...
Content-Image
Bagi yang awam tentang HTML, maka desain blog sangat tidak mungkin untuk dilakukan. Maka melalui ...
Content-Image
Dengan menambahkan kode dari layanan berikut ini ke situs Web Anda, pengunjung dapat mengambil keuntungan ...

2014-10-22 10:16:02
Ya Allah, berilah kesehatan untuk BJ Habibie.
2014-10-20 14:07:27
Akhir Indonesia punya presiden baru. Semoga feature yang disampaikan saat kampanye bisa dijalankan.
2014-10-18 00:25:53
Akhirnya Prabowo dan Jokowi bersatu.Apakah pengikutnya juga akan bersatu?
Jadwal Shalat

Wilayah Jakarta : 26 Oktober 2014, 03:35:1

 Imsak: 4:07
Subuh: 4:17
Dhuhur: 11:37
Ashar: 15:58
Maghrib: 17:48
Isya: 18:57
  

Content-Image
Dengan gaya bahasa yang enak dibaca, buku ini mengungkap fenomena tauhid sebagai suatu kebenaran hakiki yang akan mendorong pembacanya untuk senantiasa bertindak karena mengharapkan ridha Allah swt. semata, dan karenanya sangat layak dijadikan bahan renungan.

Content-Image
CD ini merupakan kumpulan ceramah-ceramah Ir.Permadi Alibasyah yang dikemas dalam 12 CD format MP3, masing-masing mempunyai masa putar 11 jam dan 2 CD format video. Harga Rp. 322.000.

Content-Image
Buku kecil ini sengaja didesain dalam format kultum, agar dapat dijadikan sebagai teman merenung dan mengasah kalbu.