SYAARAR.COM
  Home  |  Refleksi  |  Kombur  |  Religous  |  Free Code  |  Download  |
Kolom : Allah Menjadi Hakim di Antara Kita Wahai Para Hakim Konstitusi
Ditulis oleh : Syamsul Arham
Tanggal : 15 Desember 2017, 15:08:1
Dibaca : 101

Buya Gusrizal Gazahar

“Allah Menjadi Hakim di Antara Kita Wahai Para Hakim Konstitusi”

Dengan alasan konstitusi di zaman kini, tidak sedikit manusia mengaku beriman dengan Allah swt berebutan untuk mendurhakai -Nya.
Memang ini pertanda akhir zaman tapi itu bukan jawaban yang menenangkan melainkan bagi mereka yang bermental pecundang.

Sudah saatnya para hakim di MK bertaubat kepada Allah swt !

“Penghayat kepercayaan”, “LGBT” dan lainnya merupakan produk kebanggaan mereka namun di sisi lain, itu merupakan keputusan yang memancangkan bendera perlawanan kepada Pencipta Alam Semesta.

Bagi umat Islam, Pancasila dan konstitusi dibuat bukan untuk mengangkangi hukum Allah swt. Itulah alasan kenapa pada sila pertama itu adalah “Ketuhanan Yang Maha Esa” dan itulah makanya dalam pembukaan UUD 45 itu dinyatakan bahwa keerdekaan adalah “berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa”.

Wahai saudara-saudaraku yang diberikan kewenangan yang ditakuti oleh para ulama sekelas Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafi’i dan Imam Ahmad !

Dari lubuk hati yang paling dalam, hamba yang huna ini mengajak saudara-saudara, “berfikirlah dengan hati jangan hanya mengandalkan kemampuan otak yang terbatas” !
Sembilan orang saudara diberikan kekuasaan untuk mengetukkan palu yang menentukan hitam putihnya negeri ini ??!!

Tidakkah saudara-saudara takut pertanggungjawaban di akhirat ???
Ataukah ketakutan terhadap adzab Allah swt hanya ucapan tak bermakna ?

Tidaklah terlambat bila kami mengingatkan saudara-saudara dengan firman Allah swt :

{أَفَحُكْمَ الْجَاهِلِيَّةِ يَبْغُونَ ۚ وَمَنْ أَحْسَنُ مِنَ اللَّهِ حُكْمًا لِّقَوْمٍ يُوقِنُونَ} [المائدة : 50]
“Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin?". (QS. al-Maidah 5:50)

kemudian mengajak saudara-saudara merenungkan sabda Rasulullah saw:

يا معشر المهاجرين خصال خمس إِذَا ابْتُلِيتُمْ بِهِنَّ وَأَعُوذُ بِاللَّهِ أَنْ تُدْرِكُوهُنَّ : لَمْ تَظْهَرْ الْفَاحِشَةُ فِي قَوْمٍ قَطُّ حَتَّى يُعْلِنُوا بِهَا إِلَّا فَشَا فِيهِمْ الطَّاعُونُ وَالْأَوْجَاعُ الَّتِي لَمْ تَكُنْ مَضَتْ فِي أَسْلَافِهِمْ الَّذِينَ مَضَوْا. َلَمْ يَنْقُصُوا الْمِكْيَالَ وَالْمِيزَانَ إِلَّا أُخِذُوا بِالسِّنِينَ وَشِدَّةِ الْمَئُونَةِ وَجَوْرِ السُّلْطَانِ عَلَيْهِمْ .وَلَمْ يَمْنَعُوا زَكَاةَ أَمْوَالِهِمْ إِلَّا مُنِعُوا الْقَطْرَ مِنْ السَّمَاءِ وَلَوْلَا الْبَهَائِمُ لَمْ يُمْطَرُوا .وَلَمْ يَنْقُضُوا عَهْدَ اللَّهِ وَعَهْدَ رَسُولِهِ إِلَّا سَلَّطَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ عَدُوًّا مِنْ غَيْرِهِمْ فَأَخَذُوا بَعْضَ مَا فِي أَيْدِيهِمْ .وَمَا لَمْ تَحْكُمْ أَئِمَّتُهُمْ بِكِتَابِ اللَّهِ وَيَتَخَيَّرُوا مِمَّا أَنْزَلَ اللَّهُ إِلَّا جَعَلَ اللَّهُ بَأْسَهُمْ بَيْنَهُمْ".
”Wahai sekalian kaum Muhajirin, ada lima hal yang jika kalian ditimoa dengan bala yang lima itu namun aku berlindung kepada Allah supaya kalian tidak menjumpainya.
(1) Tidaklah muncul perzinaan di tengah suatu kaum sehingga dilakukan secara terang-terangan kecuali akan tersebar di tengah-tengah mereka tha’un (wabah) dan penyakit-penyakit yang tidak pernah menjangkiti generasi sebelumnya, (2)Tidaklah mereka mengurangi takaran dan timbangan kecuali akan ditimpa paceklik, susahnya penghidupan dan kezaliman penguasa atas mereka.
(3) Tidaklah mereka menahan zakat (tidak membayarnya) kecuali hujan dari langit akan ditahan dari mereka (hujan tidak turun), dan sekiranya bukan karena binatang ternak, niscaya manusia tidak akan diberi hujan.
(4)Tidaklah mereka melanggar perjanjian mereka dengan Allah dan Rasul-Nya, kecuali Allah akan menjadikan musuh mereka (dari kalangan selain mereka; orang kafir) berkuasa atas mereka, lalu musuh tersebut mengambil sebagian apa yang mereka miliki.
(5) Dan selama pemimpin-pemimpin mereka (kaum muslimin) tidak berhukum dengan Kitabullah (al-Qur’an) dan mengambil kebaikan dari apa-apa yang diturunkan oleh Allah (syariat Islam), melainkan Allah akan menjadikan permusuhan di antara mereka.”
(HR. Ibnu Majah dan Al-Hakim dengan sanad shahih)."

ألا قد بلغت اللهم فاشهد



Post related
  • Note : Perkawinanmu Diuji
  • Melihat Karakter Seseorang Dari YouTube
  • Joke : Bedul Stress
  • Quote : Jangan Tukar Imanmu
  • Tags
    KolomBuya Gusrizal GazaharHAMMKHakim KonstitusiPerkawinanLGBTPerzinahan
    Social Media

    Posting komentar Anda :
    Name :
    Email :
    Website :
    Comment :
    Validation word :


     

    ©SYAARAR.Com. All rights reserved.