Category : Religious > Kolom
Author ; Syamsul Arham
Date : 04 Desember 2016, 19:38:42
Hits : 633

Buya Gusrizal Gazahar

"Bohong Itu Lingkaran Syaithan"

Pemberitaan sebagian media yang mudah sekali berbohong dalam berbagai peristiwa terkait umat Islam, sepertinya tak mempan lagi dibasuh dengan peringatan kode etik jurnalistik.

Percaya atau tidak, sikap lahir merupakan cerminan apa yang ada di dalam hati pemilik dan pengendali media itu.

Allah swt telah mengisyaratkan itu dalam firman-Nya:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا بِطَانَةً مِّن دُونِكُمْ لَا يَأْلُونَكُمْ خَبَالًا وَدُّوا مَا عَنِتُّمْ قَدْ بَدَتِ الْبَغْضَاءُ مِنْ أَفْوَاهِهِمْ وَمَا تُخْفِي صُدُورُهُمْ أَكْبَرُ ۚ قَدْ بَيَّنَّا لَكُمُ الْآيَاتِ ۖ إِن كُنتُمْ تَعْقِلُونَ
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang, di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya". (QS. Ali 'Imran 3:118)

Bila yang bersarang di dalam hati adalah kebusukan maka semerbak aromanya tak akan bisa dihilangkan dari sikap dan kebijakan.

Jadi, bohong dan menipu yang dilakukan oleh sebagian media tersebut merupakan ungkapan pemilik dan pengendalinya.

Namun tak perlu terllau heran !Sebenarnya itu adalah suatu yang lazim adanya.
Yang tidak lazim adalah sebagian dari umat Islam yang ikut dalam lingkaran kebohongan itu. Menyokongnya dan bahkan bersama dengan mereka utk melakukannya.

Sedangkan reaksi sebagian umat yang mengusir media-media yang sudah terbiasa melakukan pemberitaan tidak berimbang dalam berbagai persoalan terkait umat Islam, merupakan sikap spontan yang patut dipujikan.

Sikap dan tindakan umat Islam tersebut bila direnungkan dengan akal sehat oleh pemilik dan pengendali media itu, sebenarnya adalah peringatan baik agar mereka keluar dari lingkaran syaithan yang akan membuat mereka jadi pembohong dan penipu besar.

Karena kebiasaan berbohong yang dipelihara, akan menjadikan pelakunya sebagai pembohong besar sebagaimana hadits Rasulullah saw:

عن عبد الله بن مسعود رضي الله عنه قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ فَإِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِي إِلىَ البِرِّ وَإِنَّ البرَّ يَهْدِيْ إِلىَ الجَنَّةِ وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَصْدُقُ وَيَتَحَرَّى الصِّدْقَ حَتىَّ يُكْتَبَ عِنْدَ اللهِ صِدِيْقاً, وَإِيَّاكُمْ وَالكَذِبَ فَإِنَّ الكَذِبَ يَهِدِى إِلىَ الفُجُوْرِ وَإِنَّ الفُجُوْرَ يَهْدِي إِلىَ النَّارِ وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَكْذِبُ وَيتَحَرَّى الكَذِبَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللهِ كذاباً. (رواه مسلم)
"Dari Abdullah bin Mas’ud ra, beliau berkata: “Rasulullah saw bersabda: “hendaklah kalian berlaku jujur, karena sesungguhnya kejujuran itu menuntun (pelakunya) kepada kebaikan, dan kebaikan itu akan menuntun ke surga. Seseorang yang senantiasa jujur dan berusaha untuk selalu jujur sehingga ia ditulis di sisi Allah sebagai orang yang sangat jujur. Dan jauhilah oleh kalian sifat dusta, karena
sesungguhnya keduataan itu menuntun pelakunya kepada keburukan, dan keburukan itu menuntun ke neraka. Seseorang yang senantiasa berdusta dan berusaha untuk selalu berdusta sehingga ia ditulis disisi Allah sebagai seorang pendusta besar.” (HR. Muslim).

Akhirnya, bila telah diperingatkan dan diberi sangsi sosial namun tetap bersikukuh juga berada dalam lingkaran syaithan tersebut maka tak perlu ragu lagi bahwa mereka bukanlah orang baik yang tersesat dan terseret ke dalam lingkaran itu tapi mereka itu lah syathan-syaithan sebenarnya !

Wallahu a'lam.

 

Oleh : Buya Gusrizal Gazahar

Post related
  • Aksi Pendompleng
  • Kolom : Mereka Lupa Siapa dan Apa yang Mereka Hadapi
  • Sambutan Buya Gusrizal Gazahar Pada Aksi Bela Islam III
  • Aksi Bela Islam 212 Ciamis
  • Social Media